Profil
Tentang Kami
Tentang Kami
Universitas Dharma Husada Cendrawasih Raya Bandung adalah perguruan tinggi swasta yang berdedikasi pada pengembangan ilmu kesehatan, sains terapan, dan teknologi sejak tahun 1998. Berawal dari Akademi Keperawatan Dharma Husada, institusi ini resmi bertransformasi menjadi universitas pada tahun 2015 melalui SK Kemenristekdikti No. 45/KPT/I/2015. Kini, UDHC Raya menaungi 6 program studi dari jenjang D3 hingga S1 yang seluruhnya telah terakreditasi BAN-PT, dengan 2 program studi meraih akreditasi A. Kampus utama seluas 3,5 hektar ini dilengkapi fasilitas pembelajaran modern yang mendukung terciptanya lingkungan akademik kondusif.
Keunggulan akademik UDHC Raya didukung oleh 58 dosen tetap, di mana 12 di antaranya bergelar doktor dan 8 sedang menempuh studi doktoral. Rasio dosen-mahasiswa 1:25 memastikan perhatian personal yang optimal. Kurikulum dirancang berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan diselaraskan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga praktik klinik di Rumah Sakit Pendidikan UDHC Raya serta magang industri di mitra perusahaan teknologi. Program sertifikasi kompetensi seperti TOEFL, ICDL, dan pelatihan PPGD menjadi nilai tambah lulusan di pasar kerja.
Fasilitas unggulan mencakup Rumah Sakit Pendidikan dengan 120 tempat tidur, 18 laboratorium terintegrasi, perpustakaan digital dengan lebih dari 25.000 koleksi e-book dan jurnal internasional, serta asrama mahasiswa berkapasitas 300 orang. Prestasi mahasiswa terus meningkat, seperti Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional bidang Kesehatan 2025, Juara 1 Hackathon Kesehatan Digital 2024, dan 15 mahasiswa penerima hibah PKM Dikti. Universitas juga menjalin kerja sama dengan 50+ rumah sakit dan 20 perusahaan teknologi di Indonesia.
Komitmen terhadap mutu dibuktikan melalui akreditasi institusi B, sertifikasi ISO 9001:2015, dan penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang berkelanjutan. UDHC Raya juga aktif dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan 8 bentuk kegiatan pembelajaran, termasuk pertukaran mahasiswa, magang bersertifikat, dan proyek desa binaan. Dengan lebih dari 5.200 alumni yang tersebar di berbagai sektor, universitas ini terus berupaya menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berkontribusi nyata bagi kesehatan dan teknologi bangsa.
Sejarah
Universitas Dharma Husada Cendrawasih Raya Bandung berawal dari sebuah akademi keperawatan yang didirikan pada 17 Juli 1998 oleh Prof. Dr. H. Ahmad Suryadi, Sp.PD., seorang dokter spesialis penyakit dalam yang memiliki visi mulia untuk meningkatkan kualitas tenaga kesehatan di Jawa Barat. Bersama istrinya, Dr. Hj. Siti Aminah, M.Kes., ia mendirikan Akademi Keperawatan Dharma Husada di atas lahan seluas 1,2 hektar di kawasan Cendrawasih, Bandung. Pada tahun 2000, akademi ini membuka program D3 Kebidanan dan pada 2003 menambah program D3 Farmasi sebagai respons terhadap kebutuhan tenaga farmasi di wilayah Bandung Raya.
Perkembangan signifikan terjadi pada tahun 2010 ketika Akademi Dharma Husada memperoleh izin untuk membuka program D3 Teknologi Laboratorium Medis. Seiring bertambahnya program studi dan peningkatan jumlah mahasiswa yang mencapai 600 orang, pengelola yayasan memutuskan untuk bertransformasi menjadi sekolah tinggi pada tahun 2012. Nama "Cendrawasih" secara resmi ditambahkan sebagai penghargaan terhadap kontribusi Keluarga Besar Cendrawasih dalam mendukung pengembangan institusi. Pada tahun 2015, melalui SK Kemenristekdikti No. 45/KPT/I/2015, institusi ini resmi bertransformasi menjadi universitas dengan 5 program studi dan nama Universitas Dharma Husada Cendrawasih Raya Bandung.
Milestone penting tercapai pada tahun 2018 ketika UDHC Raya membuka program S1 Ilmu Keperawatan dan S1 Administrasi Rumah Sakit. Tahun 2020 menjadi momentum bersejarah dengan beroperasinya Rumah Sakit Pendidikan UDHC Raya yang berkapasitas 120 tempat tidur sebagai wahana praktik mahasiswa. Pada tahun 2022, universitas meraih akreditasi institusi B dari BAN-PT dan membuka program S1 Teknologi Informasi Kesehatan. Hingga 2025, jumlah program studi mencapai 6 dengan lebih dari 850 mahasiswa aktif dan 5.200 alumni yang tersebar di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua.
Pencapaian signifikan lainnya adalah penerimaan hibah penelitian Dikti senilai Rp1,2 miliar pada tahun 2023, penandatanganan MoU dengan 50 rumah sakit dan 20 perusahaan teknologi, serta penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Swasta Terbaik II se-Jawa Barat kategori Kesehatan pada tahun 2024. Transformasi dari akademi kecil menjadi universitas multi-program ini mencerminkan dedikasi tak henti untuk berkontribusi pada pembangunan kesehatan dan teknologi bangsa. Kini, UDHC Raya terus berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
Visi & Misi
Visi Universitas Dharma Husada Cendrawasih Raya Bandung adalah menjadi universitas kesehatan dan sains terapan unggul di Asia Tenggara pada tahun 2035 yang menghasilkan lulusan profesional, berintegritas, inovatif, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan dan teknologi bangsa yang berkelanjutan. Visi ini menjadi arah strategis seluruh kegiatan akademik dan non-akademik, mulai dari pengembangan kurikulum, penelitian, hingga pengabdian masyarakat. Untuk mewujudkannya, universitas menetapkan target terukur seperti peningkatan akreditasi institusi menjadi A pada 2028, publikasi ilmiah internasional minimal 50 artikel per tahun, serta kemitraan internasional dengan 5 universitas di Asia Tenggara.
Implementasi misi tersebut tercermin dalam aktivitas sehari-hari kampus. Pendidikan berkualitas diwujudkan melalui penerapan kurikulum OBE, penggunaan metode pembelajaran hybrid, dan program MBKM dengan 8 bentuk kegiatan. Penelitian inovatif dilakukan melalui 4 pusat studi unggulan: Pusat Studi Kesehatan Masyarakat, Pusat Studi Teknologi Kesehatan, Pusat Studi Farmasi, dan Pusat Studi Keperawatan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui program desa binaan di 3 kabupaten di Jawa Barat, posyandu binaan, serta pelatihan kesehatan digital bagi kader posyandu. Kemitraan strategis dibangun dengan 50 rumah sakit, 20 perusahaan teknologi, dan 10 instansi pemerintah. Budaya akademik kolaboratif ditumbuhkan melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, dan partisipatif, serta sistem penjaminan mutu ISO 9001:2015 yang diterapkan secara konsisten di seluruh unit kerja.
Akreditasi & Penjaminan Mutu
Universitas Dharma Husada Cendrawasih Raya Bandung telah meraih akreditasi institusi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan SK No. 1234/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2022. Dari 6 program studi yang diselenggarakan, 2 program studi yaitu D3 Keperawatan dan S1 Ilmu Keperawatan telah meraih akreditasi A, sementara 4 program studi lainnya terakreditasi B. Universitas juga telah tersertifikasi ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu sejak tahun 2021. Status akreditasi ini menjadi bukti komitmen UDHC Raya dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi yang memenuhi standar nasional dan internasional.
Penjaminan mutu internal dilakukan melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) yang bertugas merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengembangkan sistem penjaminan mutu secara berkelanjutan. LPM menerapkan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sesuai standar SPMI. Audit mutu internal dilakukan dua kali setahun terhadap seluruh program studi dan unit kerja. Universitas juga rutin mengikuti akreditasi program studi, evaluasi kinerja dosen, serta survei kepuasan mahasiswa dan alumni. Upaya peningkatan kualitas berkelanjutan diwujudkan melalui pelatihan dosen bersertifikat, pengembangan kurikulum berbasis industri, dan investasi fasilitas pembelajaran modern. Target ke depan adalah meraih akreditasi institusi A pada tahun 2028 dan akreditasi internasional untuk program studi keperawatan pada tahun 2030.